
PERUBAHAN SEDANG TERJADI
Asia adalah wilayah penghasil telur terbesar di dunia. Meniadakan sangkar dalam industri telur dan makanan akan berdampak pada kehidupan jutaan ayam betina.

Perubahan sedang terjadi
Produksi telur bebas sangkar di Asia telah mendapatkan momentum dalam beberapa tahun terakhir.
Banyak perusahaan dan produsen telah mengadopsi kebijakan bebas sangkar sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan konsumen akan kesejahteraan yang lebih baik bagi ayam petelur.
Komitmen ini datang dari berbagai industri, termasuk perhotelan, ritel, restoran, dan barang kemasan.

PADA TAHUN 2025, SINERGIA ANIMAL DAN LSM LAINNYA MEMBANTU MENCAPAI:
14
Komitmen di Asia
7
Komitmen Global

MENGAPA SANGKAR BATERAI ITU BURUK?

Kekurangan Ruang
12 ayam bisa dimasukkan ke dalam satu sangkar kecil. Hal ini berarti setiap ayam harus menghabiskan seluruh hidupnya di ruang yang lebih sempit dibandingkan selembar kertas berukuran A4.

Frustrasi
Ayam tidak bisa melakukan perilaku alami seperti melebarkan sayap sepenuhnya, berjalan bebas, atau bersarang, yang menyebabkan mereka mengalami frustrasi yang berkelanjutan.

Rasa sakit
Ayam yang terkurung sering menderita penyakit tulang seperti osteoporosis, membuat mereka rentan terhadap patah tulang dan mengalami kelainan. Mereka juga terpaksa berdiri di atas jeruji besi yang dapat melukai kaki mereka.

Kematian
Seringkali, ayam yang mati dibiarkan membusuk selama berhari-hari, memaksa ayam yang masih hidup untuk hidup di tengah tubuh yang membusuk. Ayam juga sering terpaksa tinggal di kandang dengan tumpukan kotoran di bawahnya.

Kesehatan masyarakat
Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) menyimpulkan bahwa sistem sangkar memiliki prevalensi Salmonella yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem bebas sangkar.

Kesehatan masyarakat
Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) menyimpulkan bahwa sistem sangkar memiliki prevalensi Salmonella yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem bebas sangkar.
Sistem bebas sangkar memiliki potensi besar untuk mengurangi penderitaan hewan. Namun, baik dalam sistem bebas sangkar maupun sistem sangkar, anak ayam jantan dicabik-cabik hidup-hidup setelah hanya beberapa jam hidup karena mereka tidak bertelur dan tidak berguna bagi industri.
Selain itu, dalam sistem bebas sangkar yang dikelola dengan buruk, hewan dapat menjadi stres dan mulai mematuk, yang dapat mengakibatkan wabah pencabutan bulu atau bahkan kanibalisme. Lebih lanjut, dalam sistem bebas sangkar, ayam betina dikirim ke rumah potong hewan ketika mereka tidak lagi menghasilkan cukup telur.
Ini hanyalah beberapa alasan mengapa kami memimpikan dan memperjuangkan dunia di mana tidak ada hewan yang dieksploitasi untuk makanan dengan cara apa pun.
MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT
Risiko kontaminasi salmonella di lingkungan sangkar jauh lebih tinggi dibandingkan di peternakan bebas sangkar.
Penyakit ini menyebabkan 155.000 kematian di seluruh dunia setiap tahunnya, 85% di antaranya diperkirakan disebabkan oleh makanan, dan hingga 94,8 juta kasus gastroenteritis akut.

APA ITU KEBIJAKAN BEBAS SANGKAR?
Semakin banyak perusahaan yang berjanji untuk berhenti menggunakan telur yang diproduksi di sangkar baterai dan mempublikasikan kebijakan bebas sangkar di situs web, media sosial, atau saluran komunikasi lainnya.

1
Perusahaan menggunakan telur dalam produk mereka atau menjual telur.
2
a. Perusahaan menerbitkan komitmen bebas sangkar yang berjanji hanya akan menggunakan atau menjual telur dari peternakan bebas sangkar.
Namun, target yang jelas dan pelacakan kemajuan diperlukan untuk memastikan bahwa komitmen dipenuhi sesuai dengan tenggat waktu yang dijanjikan—dan, jika tidak, perusahaan harus dimintai pertanggungjawaban.
3
Perusahaan mulai menerapkan perubahan dan secara bertahap beralih ke penggunaan 100% telur bebas sangkar sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan.
4
Cage-Free Tracker memantau implementasi dan meminta pertanggungjawaban perusahaan.
b. Jika perusahaan tidak ingin menerbitkan kebijakan, LSM seperti Sinergia Animal bekerja melalui dialog dan kampanye mobilisasi untuk meminta komitmen dari perusahaan tersebut.
75,8% (72 perusahaan) dari komitmen bebas sangkar di Asia memiliki masa tenggat pada tahun 2025, tetapi 56,9% dari perusahaan-perusahaan ini masih gagal melaporkan kemajuan yang berarti khusus untuk Asia.
Keheningan perusahaan tidak dapat menggantikan tindakan. Kami mendesak perusahaan untuk menerbitkan pembaruan nyata, menghormati janji mereka, dan mempercepat transisi dari sangkar baterai.
Asia layak mendapatkan transparansi. Hewan-hewan layak mendapatkan perlakuan yang lebih baik.